Atau sekarang bukan Proses

Atau sekarang bukan Proses

Saya berulang kali berpikir bahwa iman saya kepada Tuhan dulu adalah tanggung jawab saya. Saya harus melihat sekilas nya. Sadarlah dengan teliti dan menyerap sebanyak mungkin bahwa Anda mungkin akan diingat kebenaran untuk menguatkan iman saya kepada Tuhan. Tetapi sekarang saya sadar tentang hal itu sekarang tidak mengandalkan saya sendiri.

Syukurlah, karena sekarang saya tidak akan membunuhnya pada penemuan saya.

13 Tuhan memilihmu sebagai miliknya sejak saat pelantikan. Misalkan: digabungkan dalam skema keselamatan Allah saat ini oleh ikatan iman pada fakta yang ada.

Tuhan melihat bahwa kita sekarang sekarang tidak cukup memadai untuk dibiarkan menemukan gadget kita. Itulah sebabnya Dia memberi kita masing-masing Pembantu, Roh Kudus-Nya, untuk bekerja di dalam kita, untuk bekerja bersama kita, untuk diajar bersama kita untuk mengumpulkan untuk memahami mimpi Allah bagi hidup kita.

Mimpi ini adalah mimpi yang identik bagi kita semua dan itu bagi kita untuk menjadi kudus, dengan kata-kata yang sama sekali berbeda, dikesampingkan untuk Tuhan. Tuhan membutuhkan kita untuk diriNya sendiri. Ingatlah: Tuhan adalah Tuhan yang cemburu dan sekarang Dia tidak berkeinginan untuk berbagi dengan kita dengan sesuatu atau orang lain.

Iblis juga sadar akan hal ini. Selanjutnya, ia mencoba untuk mendorong hal-hal ke dalam hidup kita untuk menahan tempat tinggal Tuhan: mobil, rumah, uang, status, uang mengambang, pakaian, bisnis, teman, keluarga, bling, kesempatan … Satu hal kemungkinan besar Anda mungkin akan mungkin pikirkan. Dia mengisi hidup kita untuk memisahkan kita dari Tuhan. Musuh perlu mengambil kekudusan kita.

Apa yang akan kami berikan tentang hal itu?

Mari kita lantik di awal. Pada hari Anda harus memilih Allah, Ia menempatkan Roh Kudus-Nya di dalam Anda.

Saya tahu banyak dari kita mendapatkan ini tidak teratur, karena kita sekarang menemukan sekarang tidak mendengar Roh. Tetapi sejalan dengan Sadar akan Allah (Kisah Para Rasul 2: 38, 11: 17), jika kita mengakui dosa kita, jika kita menerima Allah sebagai Juruselamat kita, maka kita memenangkan Roh-Nya. Saya pikir kita adil terlalu sibuk untuk mengendalikan kemampuannya dalam hidup kita.

Pekerjaan Roh adalah untuk mendukung kita di sepanjang jalan tol kekudusan. Setelah kita mengundang Yesus ke dalam hidup kita, kita dengan sedih melakukannya sekarang sekarang tidak secara otomatis menjadi suci. Itu adalah jalan tol yang berlarut-larut, arah berlarut-larut yang sekarang kita temukan harus dilawan. Ini adalah arah yang jelas di mana kita diajar untuk tinggal lebih suci, yang merupakan metodologi yang kita tempatkan dengan sampah dari bagian wilayah demi bagian sehingga kita dapat melihat peningkatan jumlah kasih sayang Yesus.

Tetapi saya melakukan sekarang tidak duduk mendukung secara pasif, membiarkan Roh Kudus melakukan pekerjaan total. Tidak, aku bahkan harus menghilangkan sesuatu juga. Saya menemukan untuk sadar akan kebenaran, yang, dengan cara lain, dibuat agar kemungkinan besar Anda akan diingat oleh karya Roh Kudus dalam diri saya. Tapi di mana melakukan saya mengumpulkan kebenaran?

Duh, seperti yang anak-anak pesan. Jelaslah, dalam kesadaran Tuhan.

Iya nih! Itu faktual. Kebenaran total yang kita inginkan juga mungkin dapat ditemukan dalam kesadaran Tuhan. Kita harus melihat dia sadar berulang kali dan menyerap sebanyak itu kemungkinan besar Anda akan diingat kebenaran. Seiring dengan Roh Kudus menjaga tangan kita, iman kita kepada Allah akan berkembang lebih kuat dan kita dapat berubah menjadi semakin banyak diakses oleh-Nya.

Dekat mari kita biarkan Roh Kudus melegakan pekerjaannya dalam hidup kita. Mari kita bunuh dengan mudah untuknya dengan menyerap fakta Tuhan dengan kesadarannya.

Kitab Suci

2 Tesalonika 2: 13-17

Refleksi

Apa yang dilirik oleh keyakinan Anda tentang cinta?

Seberapa tertutup Anda dengan kebenaran?

Berapa banyakkah penghuni Roh Kudus bekerja di dalam kamu?

Doa

Ayah, terima kasih telah memberikan Roh Kudus kepada Anda hadiah. Terima kasih bahwa Dia membantu kita untuk sadar. Amin.

1 Comment

  1. Habibie mencintai kegiatan berbagi inspirasi di depan teman-teman mahasiswa, anak-anak muda, atau siapa pun. Itu semua dia lakukan tanpa berhitung jelimet soal bayaran. Bagaimana pun juga dia telah memutuskan untuk tidak mengomersialkan ilmu yang dia punya. Sebab, pengalaman, ilmu, dan pengetahuan yang dari hari ke hari mengendap di otaknya sejatinya bukan hak dia 100%. Bukan juga hasil proses yang dia kerjakan sendiri. Ada banyak orang yang telah menambahkan ilmu itu ke dalam dirinya. Lewat diskusi, obrolan, atau tulisan orang-orang cerdas yang kubaca di internet Habibie menjadi berpengetahuan. “Kalau sudah begitu, untuk apa aku komersialkan ilmu itu?”

Leave a Reply

Your email address will not be published.